By : Amar Laduni
Kau Hadir Laksa Mentari
Namun Membekas Misteri
Wejanganmu Kian Terang Melintasiku
Walau Mengalir Samar Dalam Keterbatasku
Lembut Embun Pagi, Ada Ditiap Bahasamu
Merasuk Indah Dalam Imajiku
Sebaya Kecupan Nikmat Pernah Bersua
Takkan Hilang Ditelan Masa
Rindu Hati Bila Bertemu
Kan Tercurah Mutiara Dharmaku
Duhai Tuanku...
Duhai Yang Terkasih...
Hingga Senja Tersipu Malu
Semangatku Tak Kan Terbatas Waktu
Sudikah Bila Hiasi Derap Langkahku
Asa Membara Ruangi Dentum Kisahku
Berkobarlah Gema Berkasih
Duhai Tuanku...
Duhai Yang Terkasih...
Papah Aku, Tuntun Aku, Ridhai Aku
Apalah Dayaku,
Terlunta-lunta Dalam Misteri
Marahmu Berselimut Kasih
Kasihmu Berselimut Marah
Dekatmu Adalah Jauhmu
Jauhmu Adalah Dekatmu
Engkau Begitu Misterius
Namun Rahasia Ada Dihati
Akan Ku Jaga Hingga Nanti.
Minggu, 10 Februari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
JALINAN TAKDIR
By : Basnu jiko Makolano Pandanganku tertutup tertulis suratan Di balik nyanyian diam tergoreskan Tak ku rebut takhtaMu mengucap luap...
-
Oleh Rass Tjan Cinta tak memilih warna kulitmu,rupamu Dan hartamu. Juga siapa dirimu. Ia datang pada siapa saja yang berhati man...
-
By : Rass Tjan Wahai kekasih alam semesta raya aku bingun dengan cintaku padamu Tek pernah ku jumpa muka denganmu. Namun sisi relung ...
-
By: Rass Tjan Wahai cahaya seribu purnama. Aku tertidur selimut antara. Di balik bias ia menyapa jua ku tatap gunda selaksa tanya. ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar